Penyebab Paling Umum Dari Gusi Bengkak

Hal yang sama berlaku untuk gigi, bahkan gusi rentan terhadap masalah. Salah satu masalah yang paling sering dilaporkan adalah gusi bengkak. Kondisi ini dapat dialami oleh siapa saja tanpa memandang usia atau jenis kelamin. Penyebabnya juga beragam, mulai dari masalah sepele hingga tanda-tanda kondisi medis yang serius. Mengetahui berbagai penyebab gusi yang bengkak dapat memudahkan perawatan jika kondisi ini terjadi kapan saja.

Penyebab Paling Umum Dari Gusi Bengkak

Selain rasa sakit bengkak, gusi yang bengkak biasanya juga menyebabkan halitosis dan munculnya benjolan di gusi atau di bawah gigi yang terinfeksi.

Beberapa hal di bawah ini mungkin dapat menyebabkan gusi membengkak.

  1. Gosok gigi terlalu keras

Beberapa dari kita mungkin berpikir bahwa membersihkan gigi lebih dekat akan menjadi hasil yang sangat bersih. Bahkan jika tidak demikian. Kebiasaan ini sebenarnya bisa menjadi penyebab gusi bengkak tanpa diketahui.

Jika energi yang Anda gunakan untuk menyikat gigi sekuat ketika Anda menggosok lantai kamar mandi, ini dapat merusak jaringan gusi Anda. Alih-alih menghasilkan gusi yang bersih dan berkilau, menyikat gigi terlalu keras menyebabkan cedera, pendarahan dan akhirnya pembengkakan gusi.

Jaringan gusi yang rusak juga dapat melonggarkan garis gusi, membiarkan sebagian akar gigi terbuka. Ini pada akhirnya dapat menyebabkan munculnya gejala gigi sensitif.

Jadi gosok gigi dengan kekuatan yang masuk akal dan pastikan Anda menyikat gigi dengan benar. Gunakan sikat gigi berbulu lembut dan lebar kepala menyesuaikan dengan lebar mulut. Sapukan dengan lembut dalam gerakan memutar ke atas dan ke bawah selama 20 detik di setiap sisi.

  1. Radang gusi

Gingivitis adalah penyebab paling umum dari iritasi gusi yang meradang dan bengkak. Gingivitis umumnya disebabkan oleh kebersihan mulut yang buruk.

Sisa makanan yang tersembunyi di antara gigi dan gusi akhirnya akan menjadi plak. Plak yang tidak bersih akan mengeras dan berubah menjadi karang gigi. Nah, karang gigi adalah penyebab radang gusi.

Gigi yang kotor juga rentan terhadap gigi berlubang dan dapat memicu abses (gundukan) pada gusi yang membuatnya terlihat bengkak.

Radang gusi dapat dicegah dan disembuhkan dengan tetap menjaga kesehatan mulut. Selalu pastikan Anda menyikat gigi dua kali sehari di pagi dan sore hari. Sangat disarankan untuk menggunakan benang gigi menggunakan benang gigi untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang terperangkap di ruang di antara gigi Anda.

Konsultasi rutin dengan dokter gigi juga penting untuk menemukan perawatan terbaik untuk kondisi Anda.

  1. Cukup pasang kawat gigi

Banyak orang melaporkan gusi membengkak setelah pasang kurung atau kawat gigi ketat.

Ini terjadi karena gesekan antara kawat atau braket dengan bagian dalam bibir, pipi, gusi atau lidah, menyebabkan cedera. Nyeri hebat biasanya terjadi pada minggu-minggu pertama penggunaan atau setelah mengencangkan kawat gigi.

Cara termudah untuk mengatasi penyebab gusi bengkak adalah dengan mengompres sisi wajah yang sakit dengan paket es batu. Suhu dingin dapat membunuh saraf di mulut untuk menghentikan rasa sakit. Es dingin juga membantu mengurangi pembengkakan dengan mempersempit pembuluh darah dan memperlambat aliran darah ke lokasi pembengkakan.

Bahkan berkumur atau air dingin dapat mengurangi pembengkakan.

  1. Kehamilan

Anda mungkin tidak pernah berpikir bahwa kehamilan juga merupakan penyebab gusi bengkak. Faktanya, perubahan hormon selama kehamilan menyebabkan tubuh wanita memproduksi lebih banyak darah dari biasanya. Akibatnya, gusi menjadi lebih rentan terhadap iritasi hingga bengkak.

Bukan hanya itu. Perubahan hormon dan sistem kekebalan tubuh yang lemah selama kehamilan juga menghambat kemampuan tubuh untuk melawan bakteri yang menyebabkan infeksi. Inilah sebabnya mengapa risiko gusi bengkak mungkin tidak secara otomatis dihindari oleh wanita hamil.

Indonesian Dental Association (PDGI) melaporkan bahwa gingivitis adalah salah satu penyebab paling umum dari gusi bengkak pada awal trimester.

Cara mencegah berbagai masalah menstruasi selama kehamilan adalah menyikat gigi dua kali sehari, pagi dan sore hari sebelum tidur. Sejak sebelum hamil, periksa secara teratur dengan dokter gigi untuk memeriksa kondisi gigi dan mulut. Semakin cepat Anda melakukannya, semakin baik.

  1. Sariawan

Gusi bengkak bisa jadi sariawan di mulut, termasuk pada dasar gusi. Rasanya hampir setiap orang pernah memiliki sariawan.

Sariawan menyebabkan perih dan sakit luar biasa yang bikin Anda sulit untuk makan dan berbicara. Gusi bengkak karena sariawan bisa jadi penyebabnya adalah sistem kekebalan, juga infeksi dari bakteri atau virus seperti herpes oral. Cedera akibat benturan keras pada mulut juga bisa membuat gusi bengkak mirip sariawan.

Untuk mengobati sariawan, kumur-kumurlah dengan air garam. Larutkan 1/2 sendok teh garam yang ke dalam segelas air putih hangat, dan kumur dalam mulut selama 20-30 detik kemudian buang dan bilas air putih. Bisa juga dengan mengompres sariawan dengan es batu yang dibalut kain tipis.

Baca Juga :