Pengertian Rem ABS, Fungsi dan Cara Kerjanya

Saat pengereman mendadak, pada kecepatan tinggi atau di tengah hujan, yang membuat jalan jadi licin. Anda pasti akan mengalami kesulitan melambat tiba-tiba. Roda-roda menghalangi dan mobil sulit dikendalikan. Sistem pengereman anti-kunci ini membantu Anda tiba-tiba mengerem dan mengarahkan kendaraan saat Anda mendadak rem.

Sistem ini telah digunakan sejak lama terutama dalam balap. Tanpa sistem ini, pengemudi profesional juga mengalami kesulitan menyetir mobil ketika Anda tiba-tiba mengerem. Setiap pengemudi di jalan raya pasti akan menghindari pengereman mendadak, tetapi keadaan terkadang memaksa pengemudi untuk tiba-tiba mengerem. Jika mobil Anda tidak dilengkapi dengan sistem ABS, hub roda terhalang.

Akibatnya, mobil itu masih tergelincir dan sulit dikendalikan. Secara teori, sistem ini menghindari pemblokiran roda empat, dengan roda tidak terkunci, mobil lebih mudah dikemudikan. Selain itu, semua bagian rem mobil melambat, menghindari ban panas. Semua ini memperpendek jarak pengereman dan Anda masih memiliki grip ban.

Komponen Yang Terdapat Pada Rem ABS

1. Sensor Kecepatan

Sensor ini digunakan untuk membaca kecepatan roda, ada masing-masing roda atau diferensial (tergantung pabrikan).

2. Katup Pengereman

Setiap saluran minyak rem berisi katup yang dikendalikan oleh pengontrol komputer / ABS. Sebagai aturan, katup rem memiliki tiga posisi berbeda.

Posisi katup 1: Pada posisi ini, katup berada dalam posisi terbuka penuh sehingga tekanan minyak rem ditransfer sepenuhnya langsung ke rem.
Posisi katup 2: Pada posisi ini, katup memblokir tekanan minyak rem sehingga tekanan tidak ditransfer ke rem bahkan ketika pengemudi menekan rem.
Posisi katup Tiga: Pada posisi ini, katup memblokir sebagian dari tekanan minyak rem sehingga hanya setengah dari tekanan yang diterapkan pada rem bahkan ketika pengemudi sepenuhnya menggunakan rem.

3. Pompa

Fungsi pompa ini adalah untuk mengembalikan tekanan yang dilepaskan dari katup sepanjang jarak pengereman ke rem.

4. Kontroler / Komputer

Fungsi alat ini adalah otak yang mengontrol katup dan memproses data sensor kecepatan.

Cara Kerja Rem ABS

Sensor kecepatan membaca kecepatan kendaraan kapan saja dan mentransmisikan data kecepatan ke controller. Ketika mobil berhenti secara normal pada kecepatan 100 km / jam, dibutuhkan 5 detik. Tentu saja, jika Anda mengerem secara normal, roda kendaraan tidak akan terhalang. Cerita lain, jika Anda tiba-tiba mengerem, rodanya terhalang. Waktu yang diperlukan untuk mengunci roda adalah sekitar 1 detik.

Karena pengontrol telah diprogram untuk menghentikan kendaraan, roda tidak boleh terkunci selama pengereman. Sebelum roda terkunci, pengontrol menerima data dari sensor kecepatan dan menginstruksikan katup untuk memblokir tekanan dengan mengasumsikan posisi katup dua atau posisi katup 3 sesuai dengan perintah dari pengontrol.

Setelah sensor RPM merasakan rotasi roda, pengontrol memerintahkan katup untuk mengambil posisi 1, yang mengembalikan tekanan cairan rem ke rem. Cara kerjanya rem ABS di atas terjadi sangat cepat, rata-rata sistem ABS di mobil kini mampu melakukan 15 kali operasi dalam 1 detik.

Baca Juga Artikel Lainnya >>>

Penyebab Paling Umum Dari Gusi Bengkak

Contoh Cerpen Terbaik 2019