5 Zat Gizi yang Harus Dipenuhi untuk Mengatasi Anemia

Sebagian besar kasus anemia disebabkan oleh sejumlah kecil sel darah merah (eritrosit) dalam tubuh. Selain itu, sel darah merah yang tidak mengandung cukup hemoglobin juga dapat menyebabkan anemia. Akibatnya, seseorang menjadi mudah lelah, pusing, pucat dan sulit berkonsentrasi. Karena itu, Anda harus memenuhi nutrisi berikut yang dapat membantu Anda mengatasi anemia.

Nutrisi apa yang dapat membantu mengatasi anemia?

  • Zat Besi

Secara umum, anemia terjadi karena kekurangan zat besi dalam tubuh. Jumlah zat besi yang tidak normal akan menghentikan produksi sel darah merah. Padahal, sel darah merah berperan penting dalam menyediakan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh.

Untuk memenuhi kebutuhan zat besi Anda, Anda dianjurkan untuk makan daging merah, seperti daging sapi, daging kambing, hati dan ginjal sapi, kuning telur dan kacang walnut. Sayuran berdaun gelap juga mengandung banyak zat besi seperti bayam, kol dan sawi.

  • Vitamin B12

Selain zat besi, vitamin B12 adalah nutrisi lain yang juga memiliki tugas mendukung produksi sel darah merah dalam tubuh. Itu sebabnya ketika Anda mengalami anemia, konsumsi sumber makanan vitamin B12 sangat dianjurkan untuk membantu meningkatkan jumlah sel darah merah dalam tubuh.

Daging merah, unggas, ikan, telur, susu, dan keju adalah beberapa bahan yang bisa menjadi pilihan.

  • Asam folat

Asam folat (vitamin B9) dalam tubuh diperlukan untuk membentuk sel-sel baru, termasuk sel darah merah. Sayangnya, tubuh tidak mampu menyimpan asam folat terlalu banyak.

Oleh karena itu, asupan makanan dari sumber asam folat diperlukan, termasuk sayuran berdaun hijau tua, kacang-kacangan, bit dan sereal yang telah diperkaya dengan asam folat.

  • Vitamin A

Ini tidak hanya berfungsi untuk menjaga kesehatan mata, tetapi ternyata makanan yang kaya vitamin A seperti sayuran dengan daun hijau gelap, ubi, labu, wortel, paprika merah dan semangka, berguna untuk pengobatan anemia.

Sumber makanan efektif untuk meningkatkan jumlah produksi sel darah merah dalam tubuh.

  • Vitamin C.

Sedikit berbeda dari beberapa nutrisi sebelumnya. Vitamin C mungkin tidak memainkan peran langsung dalam produksi sel darah merah, tetapi lebih membantu penyerapan dan pelestarian zat besi yang selanjutnya dapat mengoptimalkan jumlah sel darah merah dalam tubuh.

Untuk memuaskan ini, Anda bisa makan jambu, jeruk, stroberi, pepaya, kiwi atau nanas .

Baca juga :